Bonedahulu disebut TANAH BONE. Berdasarkan LONTARAK bahwa nama asli Bone adalah PASIR, dalam bahasa bugis dinamakan Bone adalah KESSI (pasir). Dari sinilah asal usul sehingga dinamakan BONE. Adapun bukit pasir yang dimaksud kawasan Bone sebenarnya adalah lokasi Bangunan Mesjid Raya sekarang letaknya persis di Jantung Kota Watampone Ibu Kota
Rumahkhas Bugis ini disebut juga rumah panggung kayu.Rumahnya memiliki ciri khas atap berbentuk pelana, serta memiliki timpalaja dengan jumlah tertentu sesuai simbol status sosial. Timpalaja atau disebut gevel (gable) adalah bidang segitiga antara dinding dan pertemuan atap. Salah satu jenis rumah adat Suku Bugis ini juga dikenal dengan nama rumah persahabatan.
Daftartokoh Bugis berikut ini memuat nama tokoh-tokoh yang berasal dari etnis Bugis-Makassar serta yang secara genetis berdarah Bugis/Makassar, baik yang lahir di Sulawesi Selatan maupun di perantauan. Khusus tentang tokoh-tokoh yang lahir di Sulawesi Selatan bisa dilihat di Daftar tokoh Sulawesi Selatan.. Perangkat pemantau ini bisa digunakan untuk melihat perubahan terbaru dari artikel
Selainitu ia diberi nama bugis I Palewai Daeng Matutu, Rabu (26/1/2022) TRIBUN-BONE.COM, TANETE RIATTANG - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Pol Nana Sudjana berkunjung ke Kabupaten Bone , Rabu (26/1/2022).
Bahasaini digunakan di berbagai kabupaten/kota yang ada di Sulsel. Untuk menambah pengetahuan bahasa daerahmu, kamu bisa mempelajari Bahasa Bugis. Bahasa ini tergolong tidak terlalu sulit untuk dipelajari. Sebagai tahap awal belajar kosakata Bahasa Bugis, mari mengenali 10 nama-nama warna berikut ini. Yuk, mulai!
struktur organisasi kelas kreatif dari karton dan unik. - Kerajaan Bone adalah salah satu kesultanan Islam yang terletak di Sulawesi Selatan. Pada awalnya, kerajaan yang didirikan oleh Manurunge ri Matajang pada 1330 masehi ini belum bercorak Islam. Kerajaan Bone baru diislamkan oleh Kerajaan Gowa-Tallo pada tahun 1611 masehi dan raja pertamanya yang memeluk Islam adalah La Tenriruwa, dengan gelar Sultan Bone kemudian mencapai puncak kejayaannya pada pertengahan abad ke-17, ketika dipimpin oleh Arung Palakka. Arung Palakka berhasil memakmurkan rakyatnya berkat potensi kerajaannya yang beragam, seperti di bidang pertanian, perkebunan, dan kelautan. Selain itu, Arung Palakka juga mempersatukan kerajaan-kerajaan Bugis hingga mendapat julukan "De Koning der Boeginesen" dari sempat menjadi penguasa utama di Sulawesi Selatan, Bone akhirnya berada di bawah kendali Belanda pada 1905 setelah peristiwa Rumpa'na Bone. Baca juga Kerajaan Bone Letak, Sejarah, Masa Keemasan, dan Keruntuhan Nama raja-raja Kerajaan Bone Manurunge ri Matajang 1330-... La Ummasaq, Petta Panre Bessie 1423-1447 M La Saliu Kerrempelua 1447-1502 M We Benrigauq, Mallajange ri Cina 1502-1507 M La Tenrisukki, Mappajunge 1507-1534 M La Uliyo Bote-E, Matinroe ri Itterung 1534-1559 M La Tenrirawe Bongkange, Matinroe ri Gucinna 1559-1584 M La Iccaq, Matinroe ri Addenenna 1584-1595 M La Pattaweq, Matinroe ri Bettung 1595-1602 M We Tenrituppu, Matinroe ri Sidenreng 1602-1611 M La Tenriruwa, Sultan Adam 1611-1616 M La Tenripale, Matinroe ri Tallo 1616-1631 M La Maddaremmeng, Matinroe ri Bukaka 1631-1644 M La Tenriaji, Arungpone, Matinroe ri Pangkep 1644-1672 M La Tenritatta, Arung Palakka 1672-1696 M La Patau Matanna Tikka, Matinroe ri Nagauleng 1696-1714 M Sultanah Zainab Zulkiyahtuddin 1714-1715 M Sultan Sulaeman 1715-1718 M Sultan Ismail 1718-1721 M Arung Mampu, Karaeng Bisei 1721-1724 M Sultanah Zainab Zulkiyahtuddin 1724-1749 M Sultan Abdul Razak, Matinroe Ri Mallimongeng 1749-1775 M Sultan Ahmad Saleh, MatinroE Ri Rompe Gading 1775-1812 M Sultan Ismail Muhtajuddin, Matinroe Ri Laleng Bata 1812-1823 M Sultanah Salima Rajituddin, Arung Datu, Matinroe Ri Kessi 1823-1835 M Sultan Adam Najamuddin, Matinroe Ri Salassana 1835-1845 M Sultan Ahmad Muhiddin, Matinroe Riajang Bantaeng 1845-1857 M Sultanah Ummulhuda, Matinroe Ri Majennang 1857-1860 M Sultan Ahmad Idris, Matinroe Ri Topaccing 1860-1871 M We Fatimah Banri, Datu Citta 1871-1895 M La Pawawoi, Karaeng Sigeri, Matinroe Ri Bandung 1895-1905 M Sultan Ibrahim, Matinroe Ri Gowa 1931-1946 M La Pabbenteng, Matinroe Ri Matuju 1946-1951 M Baca juga Kesultanan Banjar Sejarah, Sistem Pemerintahan, dan Masa Kejayaan Raja Kerajaan Bone yang terkenal Arung Palakka 1672-1696 M Kerajaan Bone mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Arung Palakka, sultan ke-15 yang bertakhta antara 1672-1696 M. Di bawah kekuasaannya, Kerajaan Bone mampu memakmurkan rakyatnya dengan potensi yang beragam seperti dalam bidang pertanian, perkebunan, dan kelautan. Kekuatan militernya juga semakin kuat, setelah belajar dari lemahnya pertahanan mereka saat kalah menghadapi Kerajaan Gowa.
nama nama bugis bone