Ceritasex - Aku di rumah sendirian bersama anjing peliharaanku namanya pleki, Hari pertama aku di rumah sendirian perasaanku biasa-biasa saja. Pada hari ke 2, saat aku bangun tidur aku rasanya males banget di rumah (bete). Karena di rumah tidak ada seorangpun, setelah selesai mandi aku tidak mengenakan sehelai benang apapun karena aku merasa males CERITASEX GILANYA AKU BERSETUBUH DENGAN ANJINGKU. Badanku mëlïuk-lïuk dan bërgëtar dëngan hëbat, këpalaku tërtëngadah kë atas dëngan mulut yang tërbuka dan këdua tanganku mëncëngkëram kasur dëngan kuat sëdangkan këdua otot-otot paha mëngëjang dëngan hëbat dan këdua mataku tërbëlïak dëngan bagïan putïhnya yang këlïhatan sëmëntara otot-otot dalam Tanpakusadari sodokan-sodokan batang kemaluan Tarzan semakin gencar saja, sehingga aku yang melihat gerakan pantat anjing tersebut melalui cermin, benar-benar terpesona karena gerakan tekanan-tekanan ke depan pantatnya benar-benar sangat cepat dan gencar, terasa sekarang serangan-serangan kepala batang kemaluan anjing tersebut mulai menimbulkan perasaan geli pada belahan pantat aku dan kadang-kadang ujung batang kemaluannya menyentuh dengan cepat lubang anusku, menimbulkan perasaan geli NafsuBirahi Anjing Siluman. Ratih adalah seorang ibu muda berusia 28 tahun yang tinggal di sebuah desa kecil di bagian selatan Jawa timur. Ia mengikuti suaminya yang bertugas di sana. Ia sendiri sebenarnya sejak kecil sampai kuliah terbiasa hidup di kota besar.Pekerjaan suaminya sebagai aktivis sebuah LSM yang menangani community development Blakckianjing yang pintar, dan Moci pun Simpanse yang cerdik, jadi mereka tetap akur. Dan, saking sayangnya Susan dan Marcel pada mereka, mereka dibiarkan terlepas tidak terikat, apalagi dikurung. Nah, suatu sore, sepulang aku dari kantorku, aku langsung mandi. Susan yang katanya lagi kangen berat sama Marcel tengah asik nonton VCD. struktur organisasi kelas kreatif dari karton dan unik. Cerita sex dewasa kali ini adalah tentang seorang wanita yang ngentot dengan binatang peliharaan sendiri, pasti seru deah cerita mesum kali ini karena dengan anjing sendiri. disinilah tempat kumpulan cerita seks terpanas, cerita dewasa terbaru dan berbagai cerita lainnya, oke deah selamat menikmati Cerita Sex Ngentot Dengan Anjing Sendiri di bawah ini. Aku seorang ibu rumah tangga usiaku 32 tahun sebut saja namaku siti mariam dan aku punya suami seorang pegawai negeri sebut saja namanya purnomo kami tinggal di sebuah kota kecil di jawa tengahmenempati sebuah perumnas hasil kreditan dari sebuah bank, kami baru punya anak 1 orang bernama Mira, kami hidup bahagia walaupun dalam kesederhanaan, tetangga-tetangga kami sangat suka hidup saling membantu meskipun kami berbeda-beda agamanya, kami sendiri dari kalangan muslim tapi teman-teman kami rata-rata beragama kristen, hal itu bukanlah menjadi halangan bagi kami untuk saling tolong menolong, tetangga kami yang paling akrab adalah keluarga Wiliem yang asli dari Manado, jarak rumah kami tidak terlalu jauh hanya sekitar 100 meter, Wiliem dan Elin istrinya suka bermain ke rumah begitu juga suatu sore kami berkunjung ke rumah Wiliem seperti biasa kami ngobrol kesana kemari sampai malam, Elin mengajakku ke dapur untuk menyiapkan makanan kecil buat teman ngobrol biar tambah seru, tanpa sengaja aku melihat sebuah majalah tergeletak di bawah meja makan, iseng-iseng aku buka sambil menunggu Elin mengambil piring dan snack, darahku berdesir ketika melihat gambar-gambar pada majalah itu aku betul-betul terpaku danterangsang karena baru pertama kali aku melihat wanita yang sedang MLsama anjing peliharaannya, sampai aku menelan ludah karena punya anjing jauh lebih besar di banding punya suamiku“….hayo….liat-liat apa ” aku tersentak kaget tiba-tiba Elin mengagetkan aku dari belakang, aku jadi gugup untuk menjawabnya.” oh..eh..i..i..ini” aku gugup dan gemetaran di samping kaget juga masih ada perasaan penasaran dan terangsang hebat melihat punya anjing yang extra besar.“ha..ha..ha apa kamu belum pernah liat yang beginian”aku jawab dengan jujur “belum Lin, apa kamu suka liat yang sama anjing seperti ini ?”tanyaku pada Elin“iya aku suka banget, suamikupun sama, bahkan bukan hanya melihat dan menonton filmnya tapi langsung kami praktekkan sama moli peliharaan kita” dengan santai Elin menjawab pertanyaanku dengan jujur.“gimana rasanya Lin ?” tanyaku penasaran“rasanya luar biasa beda kalau kita ML ama suami, kalau yang ini gerakannya cepat, kuat, membuat kita cepat keluar, tapi yang terpenting setelah selesai gak langsung bisa lepas tapi kita akan jadi satu dulu ama dia jadi pantat ketemu pantat, tapi kontolnya akan nyangkut di memek kita” kata Elin menjelaskan.” trus gimana ” tanyaku lagi penasaran.” eh…kamu pasti ingin melakukan juga kan? ” tanya Elin tanpa sungkan.” i…iya sih kelihatanya sangat nikmat banget, tapi gimana tadi kok bisa nyangkut apa gak sakit ” tanyaku penuh selidik.” daripada hanya mendengar ceritaku kamunya hanya bertanya-tanya, lebih baik kamu coba langsung saja sama moli ” jawab elin yang membuat aku semakin penasaran.” gini aja kira-kira mas purnomo mengijinkan kamu ML sama anjing apa tidak? ” tanyanya.” kalau suamiku sih pasti ok-ok saja Lin ” menyarankan untuk membicarakan dengan suamiku dulu sambil membawa foto Elin sedang ML ama moli, aku di suruh pura-pura menemukan foto itu secara tidak sengaja” nah nanti aku ajak dulu bang Wiliem ke belakang, baru deh kamu tunjukkan foto itu, kalau setuju kamu pura-pura menjebakku dengan menunjukan fotoku itu “Aku setuju kemudian kami menuju teras tak lama kemudian Wiliem di ajak ke dalam oleh Elin” Mas aku barusan menemukan foto Elin ML sama moli ” sambil ku tunjukkan foto itu ke Mas Pur, dia mengamati agak lama kulihat wajah mas pur berubah agak kemerah-merahan” wah hebat juga rupanya si Elin ini, aku jadi ingin lihat dia lagi ML ama moli ” katanya penuh harapan” Mas gimana kalau aku aja yang sama moli? ” aku menawarkan diri” eh.. Kamu mau ML ama anjing tapi gimana caranya? ” tanya suamiku” gampang itu mas, sebentar ya? ” kemudian aku panggil Elin, tak lama kemudian Elin datang dan duduk bersama kami“Lin terus terang aja aku menemukan foto ini, dan Mas Pur mau liat secara langsung, kalau kamu tidak mau maka foto ini menjadi milik semua orang”Dengan wajah yang di buat terkejut ” ba…baik aku akan bicarakan dulu sama suamiku”Tak lama kemudian Wiliem dan Elin mengajak kami ke ruang tengah ,dimana telah tersedia kasur lantai, seperti tidak terjadi apa-apa tak lama kemudian Wiliem telah menuntun moli ke ruang tengah, sepertinya moli sudah paham apa yang harus dia lakukan, moli menjilati wajah Elin, tanpa buang waktu Mas Pur melepas pakaian Elin sehingga menjadi telanjang bulat, moli semakin agresif menjilati susu dan memek elin, melihat hal itu aku menjadi blingsatan sendiri sementara Mas Pur memperhatikan atraksi Elin vs Moli sambil mengocok kontolnya sendiri, kemudian Elin mengambil posisi merangkak siap dikawinin ama moli, tanpa basa-basi moli naik ke punggung elin, kaki depan menjepit pinggul sambil mengarahkan kontolnya ke memek Elin dengan gerakan yang sangat berteriak ketika memeknya di penuhi oleh kontol moli ” oh….moli aku gak kuat oh… Akhu keluar ” dengan mata yang terbeliak Elin mencapai puncak orgasme, demikian pula dengan moli dia juga meraung tertahan kemudian secara spontan dia melompat ke samping anehnya pantat elin dan pantat moli seakan gak bisa lepas sehingga terjadi saling tarik menarik, dengan cekatan Mas Pur menenangkan moli hal ini membuat dia tenang dan merebahkan diri di kasur lantai masih dalam keadaan kelaminnya menyatu dengan memek Elin, Mas Pur mengangkat kaki kiri Elin nampak jelas kontol yang mengembang dan tertahan dalam memek Elin, tanpa aku sadari ternyata aku sudah tidak menggunakan pakaian lagi. Karena terlalu asyik memperhatikan punya moli sambil nungging maka dengan leluasa Wiliem meremas pantatku dan mencolok-colok memekku yang sudah basah, karena udah gak tahan aku suruh dia segera memasukkan kontolnya ke memekku.“ayo omm udah gak kuat” Wiliem langsung menggenjot dari belakang karena udah terangsang berat kami pun tidak begitu lama dapat menyelesaikannya.“oh..oh aku keluar om” bersamaan dengan itu menyemburlah sperma Wiliem kerahimku terasa hangat dan Wiliempun terkulai di kasur lantai. Karena sudah terlalu lama menunggu, suamikupun udah gak tahan dengan posisiku yang masih nungging, Mas Pur menancapkan kontolnya ke memekku, karena saking terangsangnya Mas Pur pun menyemprotkan sperma ke rahimku bercampur dengan sperma Wiliem, setelah 15 menit kontol moli udah mengkerut dengan membanjiri rahim elin dengan spermanya, dengan kejadian itu kami sudah tidak ada jarak lagi, tidak ada perasaan cemburu, kita sudah di satukan oleh anjing kesayangan dan merupakan suami ke tiga Sex dengan Binatang kali ini merupakan salah satu cerita kiriman dari salah seorang pembaca dengan nama Eflince. Kami selaku tim 101Cerita Dewasa mengucapkan terima kasih kepada para pembaca yang sudah mau meluangkan sedikit waktunya untuk mengirimkan cerita maupun pengalaman pribadinya melalui form “Kirim Ceritamu Kesini”.Kisah yang agak nyeleneh ini berjudul “Suami Ketiga Kisah ML dengan Anjing Peliharaan”. Selamat menikmati dan salam croott !!101 Cerita Dewasa – Aku seorang ibu rumah tangga usiaku 32 tahun sebut saja namaku siti mariam dan aku punya suami seorang pegawai negeri sebut saja namanya purnomo kami tinggal di sebuah kota kecil di jawa tengahmenempati sebuah perumnas hasil kreditan dari sebuah bank, kami baru punya anak 1 orang bernama Mira, kami hidup bahagia walaupun dalam kesederhanaan, tetangga-tetangga kami sangat suka hidup saling membantu meskipun kami berbeda-beda agamanya, kami sendiri dari kalangan muslim tapi teman-teman kami rata-rata beragama kristen, hal itu bukanlah menjadi halangan bagi kami untuk saling tolong menolong, tetangga kami yang paling akrab adalah keluarga Wiliem yang asli dari Manado, jarak rumah kami tidak terlalu jauh hanya sekitar 100 meter, Wiliem dan Elin istrinya suka bermain ke rumah begitu juga suatu sore kami berkunjung ke rumah Wiliem seperti biasa kami ngobrol kesana kemari sampai malam, Elin mengajakku ke dapur untuk menyiapkan makanan kecil buat teman ngobrol biar tambah seru, tanpa sengaja aku melihat sebuah majalah tergeletak di bawah meja makan, iseng-iseng aku buka sambil menunggu Elin mengambil piring dan snack, darahku berdesir ketika melihat gambar-gambar pada majalah itu aku betul-betul terpaku danterangsang karena baru pertama kali aku melihat wanita yang sedang MLsama anjing peliharaannya, sampai aku menelan ludah karena punya anjing jauh lebih besar di banding punya suamiku“….hayo….liat-liat apa ” aku tersentak kaget tiba-tiba Elin mengagetkan aku dari belakang, aku jadi gugup untuk menjawabnya.” oh..eh..i..i..ini” aku gugup dan gemetaran di samping kaget juga masih ada perasaan penasaran dan terangsang hebat melihat punya anjing yang extra besar.“ha..ha..ha apa kamu belum pernah liat yang beginian”aku jawab dengan jujur “belum Lin, apa kamu suka liat yang sama anjing seperti ini ?”tanyaku pada Elin“iya aku suka banget, suamikupun sama, bahkan bukan hanya melihat dan menonton filmnya tapi langsung kami praktekkan sama moli peliharaan kita” dengan santai Elin menjawab pertanyaanku dengan jujur.“gimana rasanya Lin ?” tanyaku penasaran“rasanya luar biasa beda kalau kita ML ama suami, kalau yang ini gerakannya cepat, kuat, membuat kita cepat keluar, tapi yang terpenting setelah selesai gak langsung bisa lepas tapi kita akan jadi satu dulu ama dia jadi pantat ketemu pantat, tapi kontolnya akan nyangkut di memek kita” kata Elin menjelaskan.” trus gimana ” tanyaku lagi penasaran.” eh…kamu pasti ingin melakukan juga kan? ” tanya Elin tanpa sungkan.” i…iya sih kelihatanya sangat nikmat banget, tapi gimana tadi kok bisa nyangkut apa gak sakit ” tanyaku penuh selidik.” daripada hanya mendengar ceritaku kamunya hanya bertanya-tanya, lebih baik kamu coba langsung saja sama moli ” jawab elin yang membuat aku semakin penasaran.” gini aja kira-kira mas purnomo mengijinkan kamu ML sama anjing apa tidak? ” tanyanya.” kalau suamiku sih pasti ok-ok saja Lin ” menyarankan untuk membicarakan dengan suamiku dulu sambil membawa foto Elin sedang ML ama moli, aku di suruh pura-pura menemukan foto itu secara tidak sengaja” nah nanti aku ajak dulu bang Wiliem ke belakang, baru deh kamu tunjukkan foto itu, kalau setuju kamu pura-pura menjebakku dengan menunjukan fotoku itu “Aku setuju kemudian kami menuju teras tak lama kemudian Wiliem di ajak ke dalam oleh Elin” Mas aku barusan menemukan foto Elin ML sama moli ” sambil ku tunjukkan foto itu ke Mas Pur, dia mengamati agak lama kulihat wajah mas pur berubah agak kemerah-merahan” wah hebat juga rupanya si Elin ini, aku jadi ingin lihat dia lagi ML ama moli ” katanya penuh harapan” Mas gimana kalau aku aja yang sama moli? ” aku menawarkan diri” eh.. Kamu mau ML ama anjing tapi gimana caranya? ” tanya suamiku” gampang itu mas, sebentar ya? ” kemudian aku panggil Elin, tak lama kemudian Elin datang dan duduk bersama kami“Lin terus terang aja aku menemukan foto ini, dan Mas Pur mau liat secara langsung, kalau kamu tidak mau maka foto ini menjadi milik semua orang”Dengan wajah yang di buat terkejut ” ba…baik aku akan bicarakan dulu sama suamiku”Tak lama kemudian Wiliem dan Elin mengajak kami ke ruang tengah ,dimana telah tersedia kasur lantai, seperti tidak terjadi apa-apa tak lama kemudian Wiliem telah menuntun moli ke ruang tengah, sepertinya moli sudah paham apa yang harus dia lakukan, moli menjilati wajah Elin, tanpa buang waktu Mas Pur melepas pakaian Elin sehingga menjadi telanjang bulat, moli semakin agresif menjilati susu dan memek elin, melihat hal itu aku menjadi blingsatan sendiri sementara Mas Pur memperhatikan atraksi Elin vs Moli sambil mengocok kontolnya sendiri, kemudian Elin mengambil posisi merangkak siap dikawinin ama moli, tanpa basa-basi moli naik ke punggung elin, kaki depan menjepit pinggul sambil mengarahkan kontolnya ke memek Elin dengan gerakan yang sangat berteriak ketika memeknya di penuhi oleh kontol moli ” oh….moli aku gak kuat oh… Akhu keluar ” dengan mata yang terbeliak Elin mencapai puncak orgasme, demikian pula dengan moli dia juga meraung tertahan kemudian secara spontan dia melompat ke samping anehnya pantat elin dan pantat moli seakan gak bisa lepas sehingga terjadi saling tarik menarik, dengan cekatan Mas Pur menenangkan moli hal ini membuat dia tenang dan merebahkan diri di kasur lantai masih dalam keadaan kelaminnya menyatu dengan memek Elin, Mas Pur mengangkat kaki kiri Elin nampak jelas kontol yang mengembang dan tertahan dalam memek Elin, tanpa aku sadari ternyata aku sudah tidak menggunakan pakaian lagi. Karena terlalu asyik memperhatikan punya moli sambil nungging maka dengan leluasa Wiliem meremas pantatku dan mencolok-colok memekku yang sudah basah, karena udah gak tahan aku suruh dia segera memasukkan kontolnya ke memekku.“ayo omm udah gak kuat” Wiliem langsung menggenjot dari belakang karena udah terangsang berat kami pun tidak begitu lama dapat menyelesaikannya.“oh..oh aku keluar om” bersamaan dengan itu menyemburlah sperma Wiliem kerahimku terasa hangat dan Wiliempun terkulai di kasur lantai. Karena sudah terlalu lama menunggu, suamikupun udah gak tahan dengan posisiku yang masih nungging, Mas Pur menancapkan kontolnya ke memekku, karena saking terangsangnya Mas Pur pun menyemprotkan sperma ke rahimku bercampur dengan sperma Wiliem, setelah 15 menit kontol moli udah mengkerut dengan membanjiri rahim elin dengan spermanya, dengan kejadian itu kami sudah tidak ada jarak lagi, tidak ada perasaan cemburu, kita sudah di satukan oleh anjing kesayangan dan merupakan suami ke tiga kami. ,Sebuah kisah seks gila, cerita dewasa kakak adik yang bercinta, ml alias ngentot dengan binatang hewan peliharaannya dari mulai kambing, ayam hingga anjing. Berikut adalah kisah lengkapnya! Namaku Memed, awas jangan salah menyebut namaku menjadi memek, ketika itu tahun 1978 umurku baru 12 tahun, namun anehnya hasrat seksualku telah begitu kuat, sehingga kadang sulit untuk diredam. Imajinasiku kadang demikian melambung mengkhayalkan hal-hal yang tidak layak dipikirkan dan dikhayalkan anak seusiaku. Hasrat seksual itu sering muncul begitu saja tanpa sebab yang suatu malam ketika keluargaku sedang menonton TV. Kebetulan ruang nonton TV dalam keadaan gelap, karena lampunya dimatikan, hanya diterangi oleh cahaya dari layar TV. Menjelang tengah malam semuanya tertidur, kecuali aku. Aku melihat adikku Tuti, dua tahun di bawahku, tepat berada di sampingku. Entah kenapa tiba-tiba hasrat seksualku muncul tiba-tiba. Tanganku merayap, menyibakkan rok yang dipakai adikku, tanganku perlahan-lahan meraba-raba belahan memek di balik celana dalamnya, yang tentunya masih bersih belum tumbuh bulu sedikit pun. Keberanianku semakin muncul, karena tidak ada reaksi dari adikku, kulepaskan tangan sambil sedikit memiringkan tubuhku dan kucium bibirnya, tak ada khawatir ketahuan yang lain, apa lagi kalau adikku bangun, kuhentikan aktivitasku. Namun, debaran dada semakin meledak-ledak, karena hasrat yang sangat sulit dibendung, tapi rasa takut mengalahkan hasratku yang dan hasrat semalam tenyata masih terbawa sampai esok harinya. Kepala terasa berat, menahan hasrat yang demikian menekan. Sampai jam empat sore bayangan-bayangan kejadian malam malah semakin menggila. Akhirnya aku mencari akal bagaimana melampiaskan hasrat tersebut. Aku pergi ke belakang rumah dengan maksud untuk bermain sekedar menepis bayangan semalam. Sesampainya di belakang, aku melihat dua ekor kambing muncul pikiran yang sebelumnya belum pernah singgah, aku dekati kambing itu dan menatapnya dengan seksama, khususnya bagian belakangnya, bagian yang tertutup ekornya. Kupegang dan kuusap-usap bagian punggungnya dan terus ke arah belakang, sementara itu kontolku telah sedemikian ngaceng di balik celana pendek yang kambing itu diam saja ketika memeknya kuusap-usap, seperti menikmatinya. Selama tanganku meraba-raba memek kambing itu, pandanganku melihat-lihat jangan-jangan ada orang di sekitar situ dan memergoki apa yang kulakukan. Lima belas menit kemudian, setelah yakin tidak ada orang, kubuka resleting celanaku perlahan-lahan dan mengeluarkan kontolku yang telah sedemikian ngaceng. Kontolku langsung keluar, karena memang aku tidak pernah memakai celana dalam. Aku mulai memakai celana dalam setelah aku kelas tiga SMP, dua tahun kemudian. Perlahan-lahan kudekatkan kontolku dan kugosok-gosok ke memek kambing itu. Perasaan enak terasa di ujung kontolku, entah mengapa, mungkin karena imajinasiku membayangkan bahwa memek yang sedang kugesek-gesek itu adalah memek adikku. Setelah merasa puas menggosok-gosok kontolku, kumasukkan pelan-pelan kontolku ke dalam memek kambing betina itu, hingga akhirnya masuk semua. Ketika kontolku telah masuk semua, kambing itu mengembik, namun suaranya terasa agak lain, lebih menyerupai erangan. Kukocok pelan-pelan, takut mbek itu berontak dan kabur, karena tidak diikat. Namun kambing itu tetap diam, malah terasa kambing itu seperti menggoyang-goyangkan pantatnya dan menekan badannya ke arah belakang, sehingga kontolku semakin dalam memasuki memek kambing itu. Sambil mengocok kontol, mulutku menyebut-nyebut nama adikku, kadang teman-teman perempuan sekelasku, dan siapa saja perempuan yang melintas dalam ingatanku. “Oohh.. Tuti, memekmu enak sekali… oh Mirna.. Henceutmu gurih, oh Maryam sayangku..” Aku semakin mempercepat kocokan kontolku. Mungkin karena baru pertama melakukan itu dan imajinasiku yang semakin menggila, tidak lama terasa ada sesuatu mendesak dari dalam perutku yang mengarak ke arah kontolku. Seluruh badanku terasa merinding menahan nikmat yang sulit untuk dikatakan. Dan akhirnya, crot-crot.. Entah berapa kali. Kutekan tubuhku dengan menarik tubuh kambing bagian belakang karena takut jatuh, badanku terasa lemas. Setelah agak lama aku membiarkan kontolku di dalam memek kambing itu, kucabut perlahan, terasa linu namun sangat-sangat enak. Setelah kejadian itu, bila hasratku kembali muncul aku mendatangi kambing itu. Dan kulakukan itu hampir tiap hari. Tiga bulan kemudian, sepulang sekolah ketika hasratku kembali muncul karena di sekolah melihat temanku yang pingsan dan dengan tidak sengaja melihat celana dalamnya, hasrat seksualku muncul sedemikian kuat. Aku pergi ke belakang rumah tempat biasanya sang kambing merumput, aku tidak menemukannya di sana. Kucari ke tempat lain di sekitar rumahku juga tidak ada. Di antara rasa penasaran, heran dan hasrat seksual yang demikian kuat, kutanyakan kepada ibuku. Ia mengatakan bahwa kambing itu setelah aku pergi sekolah dibawa ayah untuk dijual ke Pak Lurah. Walaupun penasaran aku tidak bisa bilang apa-apa, namun demikian ternyata tidak juga menyurutkan hasrat seksualku. Aku kembali ke belakang rumah, mencari akal untuk melampiaskan hasratku yang tidak kunjung terpuaskan. Tak jauh di belakang rumahku terdapat kebun yang ditumbuhi tanaman jagung, luasnya hampir lima hektar. Di situlah biasanya aku bermain. Aku biasanya bermain sendirian, entah mengapa aku tidak begitu suka main dengan teman sebaya. Sesampainya di tengah-tengah kebun jagung, di antara pohon-pohon jagung aku duduk sambil meluruskan kaki. Tanpa sadar tanganku mengusap-usap kontolku dari luar celana. Karena asyiknya, tanpa kuketahui tiba-tiba di depanku ada seekor ayam betina yang sedang mencari makan. Entah pikiran dari mana, tiba-tiba aku punya pikiran untuk menyetubuhi ayam itu. Pelahan-lahan sambil mengendap-endap kudekati ayam itu, dan kutangkap. Ternyata ayam itu milik orang tuaku. Karena aku biasa memberinya makan sehingga ayam itu dengan mudahnya kutangkap, walau pun tetap saja mau melepaskan diri, mungkin karena merasa diganggu saat sedang enak-enaknya makan. Ayam itu kuusap-usap kepala dan punggungnya supaya diam. Setelah tenang, kubuka resleting celanaku dan kukeluarkan kontolku. Sambil kupegang ayam itu dengan kedua tanganku, pelan-pelan kudekatkan pantat ayam itu ke kepala kontolku, dan kutekan pelan-pelan. Karena kontolku sedemikian ngacengnya dan keras, sedikit demi sedikit kontolku masuk ke dubur ayam itu, terasa sulit dan pedih-pedih enak, namun kutekan terus. Ayam itu berontak dan berkotek-kotek serta berusaha melepaskan diri. Kupegang lebih kencang karena takut lepas, sambil ditekan lebih kuat. Akhirnya seluruh kontolku masuk. Ayam itu tetap berkotek dan berusaha melepaskan diri. Pelan-pelan ayam itu kuangkat sedikit dan kutekan kembali perlahan-lahan dan akhirnya semakin kencang. Aku ingin cepat-cepat menyelesaikan proyek’ kecil yang mengasyikkan namun menegangkan itu. Tak lama kemudian seluruh badanku terasa merinding menahan nikmat yang sulit untuk dikatakan. Dan akhirnya, crot-crot.. Kutekan ayam itu ke belakang supaya kontolku masuk lebih dalam. Setelah agak lama aku membiarkan kontolku di dalam dubur ayam itu, kucabut perlahan, terasa linu namun sangat-sangat enak. Ternyata, betul kata pepatah, tak ada perempuan, kambing dan ayam pun jadilah.. ***** Suatu hari, entah iblis mana yang mengantarkanku ke pengalaman yang benar-benar aneh. Aku bermaksud mengembalikan buku yang kupinjam dari salah seorang teman sekolahku, seorang perempuan, Yuli namanya. Ia anak tetanggaku yang paling dekat dengan rumahku, oleh karena itu aku agak berani meminjam buku. Ketika sampai di rumahnya, yang kutemukan hanya ibunya yang sedang menjemur pakaian. Kutanyakan padanya, ia bilang bahwa Yuli sedang bermain di belakang rumah atau paling di saung di kebun singkong, sedang main dengan anjingnya. Aku pergi ke belakang rumah Yuli, kucari-cari tidak ada. Lalu aku masuk ke kebun singkong tidak jauh dari situ. Kulihat tak jauh ada sebuah saung. Kudekati, tapi kudengar suara keluhan atau tepatnya erangan yang sangat halus, namun kadang-kadang terdengar agak memburu. Aku heran dan penasaran. Kuintip dari arah belakang saung melalui lubang yang agak lebar. Kulihat Yuli sedang duduk, tapi rok bagian bawahnya terangkat ke atas, dan tampak di bawahnya seekor anjing, kutahu nama anjing itu Bleki, sedang menjilat-jilat kemaluan si Yuli. Mata si Yuli tampak terpejam, dan mulutnya mengeluarkan suara seperti mengerang keenakan. Aku heran akan tetapi entah bagaimana tiba-tiba nafsu birahiku muncul dengan tiba-tiba dan kontolku terasa tegang. Pelan-pelan aku melangkah ke depan saung dan perlahan masuk ke saung itu. Aku membungkuk dan melihat apa yang dilakukan anjing itu. Tampak memek si Yuli telah memerah dan basah oleh air liur anjing itu. Memeknya tampak masih bersih tanpa sehelai pun rambut. Pelan-pelan anjing itu kuusap-usap dan kusingkirkan, dan cepat-cepat kugantikan tugas yang sedang dilakukan anjing itu. Aku meniru apa yang dilakukannya terhadap memek Yuli. “Ehm.. Ohh..” Terdengar Yuli mengerang agak kencang. Pelan-pelan kuraba memek Yuli, dan kubuka belahannya. Tampak warna merah muda yang sangat membangkitkan nafsu birahi itu terpampang di depanku. Berbeda dengan memek kambing apalagi dubur ayam. Yang ini benar-benar lain dan sungguh indah. Aku semakin semangat menjilat-jilatnya. Semakin lama erangan Yuli semakin sering. Tiba-tiba rambutku terasa ada yang memegang dan kepalaku semakin ditekannya kuat-kuat. “Oohh.. Enak.. Shht..!!” Aku semakin bersemangat. Tiba-tiba kepalaku dicengkeram dan digoyang-goyang, terdengar Yuli berkata seperti terkejut.. “Siapa itu..?” Aku menghentikan aktivitasku dan menengadahkan kepalaku, tampak Yuli terkejut.. “Apa yang kamu lakukan?” Tanya Yuli, tapi anehnya seperti tidak ada kesan yang memperlihatkan rasa malu, hanya keheranan. Melihat itu, muncul keberanianku.. “Menikmati memekmu..” “Oohh… kamu suka?” “Suka sekali.. Lalu?” jawabku. “Bagaimana kalau kita lanjutkan?” tanya Yuli. “Boleh?” aku bertanya tak percaya. “Heem.. Tanggung, tapi jangan bilang-bilang siapa ya?!” “Ya..” jawabku sepat. “Sini lihat kontolmu..!” kata Yuli enteng. Kubuka resleting celanaku dan kubuka celanaku. Maka keluarlah kontolku yang sejak tadi sudah tegang dan keras. Yuli memegangnya dan menariknya. Aku meringis kesakitan. “Pelan-pelan dong..!” kataku. “Aku sudah nggak tahan.. Ohh” ia berkata setengah mengerang.. Ditariknya perlahan kontolku dan diletakkannya ke memeknya dan digosok-gosoknya. “Tekan-pelan-pelan Med..”. Aku menekannya pelan-pelan, tapi tiba-tiba tumitku yang terlipat menindih batu yang agak runcing, aku kaget karena sakit. Gerakanku yang tiba-tiba menekan kontolku, sehingga.. Bless… Ahh.. Aku dan Yuli melenguh berbarengan. Anehnya kontolku bisa masuk dengan lancar. Dan akhirnya seluruh batang kontolku masuk ke dalam memek Yuli. Terasa kenikmatan yang sangat berbeda jauh dengan memek Kambing apalagi dubur ayam. Hangat, basah dan terasa lebih lembut. Setelah dibiarkan beberapa lama, aku menarik dan menekan secara perlahan, akan tetapi Yuli tampak liar menggoyang ke kiri dan ke kanan secara bersamaan juga mendorong dan menarik.. Luar biasa, gadis kecil ini belajar dari mana? Karena gerakan Yuli begitu atraktif, aku tak tahan lagi, dan tak lama kemudian.. Crot.. Crot.. Aku mengeluarkan spermaku di dalam memek Yuli.. Dan tampak Yuli pun mengerang dengan kuat.. Orgasme. Akhirnya kami berdua ambruk di saung itu. Setelah agak lama, aku berkata… “Kamu hebat dan tampaknya sudah berpengalaman”. “Ya, berkat kamu dan si Bleki” “Maksudmu?” tanyaku heran. “Aku melihat kamu sering ngentot dombamu itu, aku sering mengintipmu. Karena penasaran aku coba dengan anjingku, yakh karena aku tidak punya kambing sepereti kamu” “Oohh..” aku bergumam.. Sejak saat itu, aku sering bermain dengan Yuli, baik di saung maupun di kebun jagung belakang rumahku. Pengalaman yang benar-benar aneh.. Badanku mëlïuk-lïuk dan bërgëtar dëngan hëbat, këpalaku tërtëngadah kë atas dëngan mulut yang tërbuka dan këdua tanganku mëncëngkëram kasur dëngan kuat sëdangkan këdua otot-otot paha mëngëjang dëngan hëbat dan këdua mataku tërbëlïak dëngan bagïan putïhnya yang këlïhatan sëmëntara otot-otot dalam këmaluanku tërus bërdënyut-dënyut dan hal ïnï juga mënïmbulkan përasaan nïkmat pada Tarzan yang mëngakïbatkan dïa juga mëngalamï orgasmë dan tërasa caïran hangat dan këntal yang këluar darï batang këjantanannya, rasanya lëbïh hangat dan lëbïh këntal darï punya Mas Fërry. Oh, aïr manï Tarzan sërasa dïpompakan, tak hëntï-hëntïnya kë dalam këmaluanku, rasanya langsung kë dalam kandunganku. Dalam mënïkmatï orgasmëku, aku dapat mërasakan sëmburan-sëmburan caïran këntal hangat yang kuat, tak putus-putusnya darï aïr manïnya Tarzan dan hal ïnï makïn mëmbërïkan përasaan nïkmat yang hëbat. Tarzan tërus mëmompakan bënïhnya kë dalam kandunganku tërus mënërus hampïr sëlama 1 mënït, mëngosongkan aïr manïnya yang tërsïmpan cukup lama, karëna sëlama ïnï dïa tïdak përnah bërsëtubuh dëngan anjïng bëtïna. Mënjëlang sësaat akhïrnya aku mënjadï agak tënang dan tïba-tïba aku këmbalï mënyadarï sëdang bërada dïmana dan apa yang sëdang tërjadï padaku dëngan anjïng hërdërku, aku mëncoba bërgërak këluar darï bawah badan Tarzan, sambïl mënyuruh Tarzan mëncabut batang këmaluannya yang masïh tërbënam dalam këmaluanku, akan tëtapï aku bënar-bënar shock këtïka mërasakan Tarzan mëlëpaskan këdua kakï dëpannya darï punggungku dan mëmutar badannya mëmbëlakangïku, sëhïngga sëkarang bagïan pantat kamï bërtolak bëlakang, akan tëtapï batang këmaluannya yang bësar dan panjang ïtu tëtap tërbënam dan tërkuncï dëngan rapat dï dalam lubang këmaluanku. Rupanya bagïan pangkal darï batang këmaluannya yang mëmbësar ïtu tërganjël pada bagïan dalam bïbïr këmaluanku, sëhïngga batang këmaluannya tïdak dapat lëpas darï dalam këmaluanku. Aku mëngëluh. “Ooohh.. gïla.. apa yang sëdang tërjadï ïnï? punyanya tërganjël dï dalamku.. Aaagghh.. ïnï bënar-bënar hukuman buatku, karëna mëmbïarkan sëëkor anjïng mënyëtubuhïku” Tïba-tïba Tarzan bërjalan maju sëhïngga aku tërsërët kë bëlakang mëngïkutïnya dan sëkarang aku mërangkak dï atas karpët, sëhïngga aku sëkarang bënar-bënar sëpërtï sëëkor anjïng bëtïna yang sëdang dïsëtubuhï olëh jantannya dan harus bërjalan mundur mëngïkutï kë mana akan dïbawa olëh jantannya. Aku mëncoba bërtahan akan tëtapï këmaluanku tërasa ngïlu. Untung Tarzan bërhëntï bërjalan dan aku dapat mëngïstïrahatkan këpalaku dëngan mënundukkan dan mëlëtakkan këpalaku pada karpët dëngan përasaan tak mënëntu, sëdangkan pantatku tëtap tërtunggïng kë atas karëna tërtarïk olëh batang këmaluannya Tarzan yang masïh tërbënam dëngan këtat dalam lubang këmaluanku. Sambïl mërënung, aku mëmpërtïmbangkan akïbat darï këcërobohanku ïtu yang tëlah mëmbïarkan sëëkor anjïng mëngërjaïku dan akïbatnya ïnï sëkarang aku tërtëlungkup dï lantaï sëtëngah mërangkak dëngan këdua tangan dan lututku, dï mana këmaluanku dïpënuhï dëngan batang këmaluan sëëkor anjïng. “Aaagghh.. bagaïmana kalau Mas Fërry mëlïhat këadaanku ïnï? Mëlïhat ïstrï tërcïntanya mënghïanatïnya dan bësëlïngkuh dëngan.. yaahh.. dëngan sëëkor anjïng, tïdak lëbïh darï ïtu, sëdang mërangkak dëngan këdua tangan dan lututnya dan batang këmaluan yang bësar.. yang dua kalï lëbïh bësar darï punyanya sëdang tërbënam dï dalam këmaluan yang sëmpït.. oohh.. aaggh” mëmïkïrkan hal ïtu mëmbuatku, ëntah bagaïmana mëndadak mëmbuat badanku sërasa panas dan darahku sërasa mëngalïr dëngan cëpat dïsërtaï nafsu bïrahïku yang mëndadak mënïngkat dan akhïrnya badanku mulaï bërgëtar dan aku mëngalamï orgasmë lagï. “Ooohh.. aduuhh” këmaluanku bënar-bënar sudah sangat sënsïtïf, tërasa agak ngïlu sëhïngga sëtïap gërakan yang dïbuat olëh Tarzan mëngakïbatkan badanku tërgëtar dan pantatku tërangkat-angkat. Kadang-kadang Tarzan bërjalan maju dan dëngan tërpaksa aku harus mërangkak mundur mëngïkutïnya, bënar-bënar sëpërtï sëpasang anjïng jantan dan bëtïna yang lagï bërsëtubuh. Këadaan ïnï bërlangsung kurang lëbïh sëtëngah jam dan tïba-tïba tërasa bagïan yang mëmbëngkak pada pangkal batang këmaluannya mulaï mëngëcïl dan.., “Blëëpp..” dïïkutï dëngan tërcabutnya batang këmaluan Tarzan darï dalam këmaluanku. Tarzan bërjalan kë sudut ruangan sambïl mënjïlat-jïlat batang këmaluannya yang bërlëpotan aïr manïnya dan aku tërtëlungkup lëmas dï atas karpët sëmëntara darï këmaluanku mëngalïr këluar aïr manï Tarzan yang sangat banyak mëmënuhï lubang këmaluanku. Dalam posïsï ïnï aku tërtïdur dëngan nyënyaknya. Këësokan harïnya aku tërbangun dëngan tubuh yang masïh tërasa lëmas dan tërasa tulang-tulangku sëakan-akan lëpas darï sëndï-sëndïnya, akan tëtapï përasaanku tërasa sangat lëga. Sëtëlah mandï dan mëmbërsïkan sëluruh tubuhku, tërutama bagïan bawahku yang bërlëpotan aïr manï yang tëlah mëngërïng, aku mërasa përut këroncongan dan sangat lapar, rupanya këjadïan sëmalam bënar-bënar mënguras sëluruh tënagaku. Aku mëngambïl makanan yang tërsëdïa dï dalam lëmarï ës dan sëtëlah mëmbagïkan sëbagïan dëngan Tarzan, kamï bërdua mënïkmatï makan yang ada dëngan lahap. Rupanya Tarzan sudah sangat lapar juga sëtëlah sëmalam mënghabïskan sëluruh përsëdïaan aïr manïnya yang ada. Cerita Hot, Cerita Hot Terbaru, Cerita Hot Terbaik, Pada saat sëdang makan ïtu akan mëncoba mëmïkïrkan apa yang tëlah tërjadï sëmalam dan bagaïmana cara Tarzan yang dëngan cëpat bïsa mënguasaï dan mëngërjaïku, sëakan-akan dïa sudah bënar-bënar tërlatïh untuk ïtu dan tïba-tïba kusadarï, sëpërtïnya dïa sudah sërïng mëlakukan ïnï sëbëlumnya, tak salah lagï rupanya dïa sudah bërpëngalaman dan sërïng mëlakukannya dëngan nyonya Ïtaly-nya dulu, ïtu sëbabnya dïa mënyërang dan mënyëtubuhïku, karëna sudah cukup lama puasa sëjak nyonya Ïtaly-nya përgï lëbïh sëbulan lalu. Apakah ïnï mërupakan malapëtaka bagïku atau apa?, bïngung aku mëmïkïrkannya. Cerita Dewasa, Cerita Dewasa Terbaru, Cerita Dewasa Terbaik, Mënjëlang sorë harï Mas Fërry tïba dï rumah dan sambïl mëncïumku, Mas Fërry bërtanya padaku, “Halo sayang.. tëntu kau sudah sangat rïndu padaku yahh Ntar lagï aku akan puasïn kamu sayang ” aku hanya tërsënyum tërsïpu-sïpu saja sambïl mëlïrïk kë arah Tarzan yang sëdang mëmandang kamï bërdua dëngan matanya yang bulat coklat ïtu. Category BINATANG Tags cerit dewasa, Cerita Bokep, Cerita Ngentot, Cerita Porno, Cerita SEx Terbaru, cerita xxx For Fox Sake Wildlife Rescue via The Dodo Yoti, anak anjing misterius yang dikira seekor rubah. - Menemukan anak anjing terjebak di tengah hujan deras tentu membuat kita merasa harus menyelamatkannya. Hal serupa terjadi oleh Tory Chang yang merupakan warga Tennessee, Amerika Serikat. Cerita Chang ini dikutip melalui The Dodo, dan akan dibagikan pada teman-teman semua. Kisah penyelamatan hewan kali ini membuat bingung Chang dan banyak orang lain yang terlibat. Awal kisahnya dimulai saat Tory Chang yang mengemudi di tengah hujan di daerah pedesaan. Saat mengemudi ia melihat seekor binatang kecil terjebak lumpur dan terlihat sangat kesulitan. Karena hewan itu terlihat kesepian, Chang memutuskan untuk menyelamatkannya. Dengan hati-hati Chang memasukan hewan kecil itu ke dalam mobil agar terhindar dari hujan. Di dalam mobil, ia mengamati hewan kecil ini dari wajah hingga keempat kakinya. Hewan kecil itu terlihat mirip seperti rubah, hingga akhirnya Chang memutuskan untuk menghubungi For Fox Skae Wildlife Rescue yang merupakan pusat penyelamatan rubah dan hewan buas lainnya. Setelah menghubungi, Chang mengambil beberapa foto untuk dikirimkan. Baca Juga Menggemaskan, Anjing Ini Setia Menunggu Penyelamatnya di Luar Rumah Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya. PROMOTED CONTENT Video Pilihan

cerita hot dengan anjing